JANGAN KAGET SETELAH MENIKAH

Jalan pernikahan bukanlah jalan yang selalu harum aromanya, mesra dan bertabur bunga. Namun jalan berliku yang penuh dengan ujian dan rintangan. Berbekal cinta sejati saja tidak cukup. Karena sekali lagi menikah bukanlah seperti pacaran yang penuh basa-basi dan permainan. Dalam perjalananya, pernikahan membutuhkan banyak bekal, seperti keikhlasan, keterbukaan, kejujuran, kesetiaan dan tanggung jawab didunia dan diakhirat.

Banyak orang mengira bahwa hari-hari yang akan dilaluinya akan selalu indah seperti saat bulan madu diminggu-minggu perdana. Banyak pula orang yang kaget terutama para wanita kerier yang merasa kerepotan ketika berperan menjadi ibu rumah tangga dirumah setelah menikah. Padahal itu tugas yang utama dan mulia. Tugas sejati para ibu yang hari ini banyak terabaikan. Wanita karier tersebut tak jarang sering mengalami stress setelah mengetahui ternyata didalam pernikahan berisi keseriusan dan kesungguhan, tanggung  jawab dan ketaatan. Apalagi jika masing-masing tugas dalam rumah tangga. Tak jarang semua ini berujung pada percekcokan bahkan perceraian.

            Istri yang dulu selalu dirindu dan disayang kini berubah menjadi sosok yang membosankan. Begitu juga suami yang selalu didamba perjumpaannya kini menjadi figure yang sangat menyebalkan saat melihat dan bertemu dengannya. Ditambah lagi kondisi ekonomi yang tidak menentu serta isi kantong yang semakin menyusut seringkali membuat keadaan semakin parah dan semrawut. Seolah-olah bahtera rumah tangga bagai kapal tua yang dihempas badai dan siap menenggelamkan awak kapalnya.

            Bagi pasutri yang mengalami hal-hal tersebut hendaknya bersabar, berdoa dan berusaha. Setelah itu mempertahankan sebisa mungkin agar pernikahannya tetap langgeng dan tidak berujung pada perceraian.

Advertisements